Perangkat sensor apa saja yang digunakan pada tiang lampu pintar?

Generasi infrastruktur baru diwakili olehtiang lampu pintarDalam pengembangan kota pintar, tiang lampu jalan tradisional kini memiliki fungsi baru. Teknologi informasi mutakhir seperti komputasi awan, big data, dan Internet of Things digunakan untuk mengintegrasikan perangkat sensor ke dalam lampu jalan pintar. Sejauh mana lampu jalan pintar saat ini dapat mendukung jumlah perangkat sensor? Mari kita selidiki bersama penyedia solusi lampu jalan pintar, TIANXIANG.

Ada berbagai macam sensor yang tersedia. Saat ini, secara garis besar ada tiga jenis sensor yang dapat dipasang pada tiang lampu jalan pintar:

Pemantauan Lingkungan/Meteorologi

Deteksi Gerakan dan Deteksi Tiang

Sensor khusus dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan aktual.

Lampu jalan kota pintar

I. Sensor Lingkungan/Meteorologi

1. Pemantauan Lingkungan

Pemantauan sumber polusi dan data lokal lainnya secara real-time dapat dilakukan dengan memasang peralatan pemantauan lingkungan pada tiang lampu jalan pintar. Antarmuka yang disediakan pada tiang lampu jalan pintar dapat digunakan untuk memasang berbagai modul atau perangkat lingkungan. Semua modul pemantauan mendukung manajemen dan kontrol terpusat jarak jauh, memenuhi fungsi pemantauan dan pengecekan status operasional setiap modul pemantauan.

2. Pemantauan Meteorologi

Dengan memasang stasiun cuaca kecil pada tiang lampu pintar, pemantauan informasi secara real-time seperti suhu, kelembapan, kecepatan angin, arah angin, tekanan udara, curah hujan, jarak pandang, radiasi ultraviolet, suhu permukaan jalan, dan genangan air dapat dilakukan di area tersebut. Berbagai peralatan pemantauan meteorologi juga dapat dipasang menggunakan antarmuka yang telah disediakan pada tiang lampu pintar.

II. Sensor Deteksi Gerakan

Sensor radar inframerah dan gelombang mikro saat ini merupakan dua kategori utama sensor pendeteksi gerakan.

1. Sensor Inframerah:

Dengan menggunakan teknik pemicuan yang dapat diulang, sensor inframerah yang dipasang pada tiang lampu pintar mampu mengidentifikasi pergerakan manusia.

2. Sensor Radar Gelombang Mikro:

Sensor radar gelombang mikro yang dipasang pada tiang lampu pintar dapat mendeteksi pergerakan orang, mobil, atau benda bergerak apa pun dengan menggunakan teknik pemicuan yang berulang. Sensor ini memiliki pemancar dan penerima dan berbasis pada gelombang milimeter frekuensi tinggi ISM 24 GHz. Sensor ini mendeteksi benda bergerak menggunakan prinsip pergeseran frekuensi Doppler. Pita gelombang milimeter 24 GHz tersedia secara luas untuk digunakan di seluruh dunia dan beroperasi dengan stabil dalam berbagai kondisi cuaca, suhu, dan kecerahan. Terdapat juga pita frekuensi lain yang memungkinkan, termasuk 58 GHz, 60 GHz, dan 77 GHz.

III. Sensor Deteksi Tiang Lampu

1. Sensor Deteksi Perendaman Air.

Sensor perendaman air diperlukan di lokasi tertentu, seperti daerah dataran rendah atau kota dengan curah hujan tinggi, untuk menghentikan kehilangan yang tidak perlu akibat penumpukan air yang berlebihan.

2. Sensor Deteksi Kemiringan.

Dengan memasang sensor kemiringan pada lampu jalan kota pintar, kemiringan tiang dan sudut kemiringannya dapat dideteksi. Perubahan medan gravitasi statis diubah menjadi perubahan sudut kemiringan, dan nilai sudut kemiringan horizontal langsung dikeluarkan secara digital.

3. Sensor Deteksi Arus Bocor.

Untuk memperkuat manajemen keselamatan listrik, segera menghilangkan bahaya keselamatan, mencegah kecelakaan listrik, dan melindungi jiwa dan harta benda masyarakat, sensor deteksi arus bocor dapat ditambahkan. Sensor ini mengumpulkan sinyal arus melalui gateway pintar, menganalisis data, dan segera melaporkan alarm arus bocor kepada personel manajemen.

Terakhir, TIANXIANG ingin menyatakan bahwa era Internet of Things (IoT) sudah tidak jauh lagi dan sensor akan semakin umum digunakan dalam kehidupan kita di masa mendatang. Dalam pembangunan infrastruktur generasi mendatang,tiang lampu pintarakan berfungsi sebagai media untuk interaksi antar manusia dan interaksi manusia dengan objek.


Waktu posting: 04 Februari 2026